Cara Merawat Bayi Baru Lahir Tanpa Rasa Kwatir

Advertisement

Cara merawat bayi baru lahir sendiri memang masih banyak yang dikwatirkan oleh ibu baru. Karena bayi baru lahir itu masih memiliki tubuh yang relative rentan, sehingga banyak yang meminta tolong jasa merawat bayi. Sebenarnya para ibu tidak perlu kwatir untuk merawat bayi nya sendiri, pasti kita semua bisa merawat bayi kita yang baru lahir, insting sebagai seorang ibu pasti akan bisa merawat bayi yang baru saja dilahirkan. Bayi yang baru lahir ingin mendapatkan perhatian dan sentuhan dari ibu kandungnya. Berikut ini ada beberpa tips merawat bayi yang baru lahir.

Segera diberi ASI. Dalam perkembangannya seperti sekarang ini Dokter ahli kandungan dan kebidanan serta para bidan menganjurkan bayi yang baru saja dilahirkan untuk segera diberi ASI. Sekarang ini sudah banyak dilakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) atau bahasa lainnya Breast Crawl dimana bayi yang setelah dibersihkan diletakkan di dada ibu untuk mencari puting ibunya, dan yang menakjubkan meski bayi belum bisa melihat, si bayi akan dapat menemukan sendiri puting ibunya. Hal ini selain merangsang otak si bayi juga untuk menciptakan sebuah ikatan batin yang mendalam antara ibu dan anak.

  1. Merawat tapi pusat dengan benar. Tali pusat ini biasanya akan lepas dari tubuh bayi dengan sendirinya dalam waktu 5 sampai 7 hari. Ibu hanya perlu menjaganya tetap kering dan bersih agar tidak terjadi infeksi. Ibu dapat membersihkannya dengan cotton bud dengan diolesi alkohol 70%, jangan menggunakan antiseptik dengan kandungan yodium, karena hal ini akan dapat  mempengaruhi pertumbuhan kelenjar gondok si bayi.
  2. Jangan telat memberi ASI. Bayi menangis kemungkinan besar karena merasa lapar, akan menjadi sering sekali memberi makan atau ASI pada bayi, hal ini tidak apa apa karena memang bayi akan lebih banyak membutuhkan makanan terutama ASI untuk pertumbuhan dan perkembangan si bayi. Sebagai saran dan anjuran dari dinas kesehatan, sebaiknya bayi mendapatkan ASI eklusive selama 9 bulan tanpa makanan pendaping dan susu formula, cara merawat bayi baru lahir seperti ini  sangat baik untuk bayi. Bila ASI belum keluar pada awal pasca melahirkan hal ini masih normal, sering terjadi ibu baru bisa mengeluarkan ASI ketika 3 hari setelah melahirkan.
  3. Cara Merawat Bayi Baru LahirSering buang air. Bila no 3 sering memberi ASI maka wajar jika no 4 sering buang air. Bayi tidak mengenal waku untuk membuang air kecil atau besar, sehingga jangan menunda untuk mengganti popok bayi ibu agar bayi tidak merasa risih dan menangis. Bagi bayi yang hanya diberi ASI eklusive maka feses bayi akan lebih lunak serta tidak berbau.
  4. Baju Bayi yang nyaman. Pilih busana bayi yang berbahan katn 100% yang lembut dan dapat menyirap keringat dengan baik. Jika sedang bepergian pakaikan jaket yang hangat, topi serta sepatu lengkap dengan kaos kakinya agar bayi tidak masuk angin.
  5. Kosmetik yang dikenakan bayi. Baby bath, shampoo bayi, minya bayi, baby lotion, bedak bayi, baby cream, hair lotion adalah jenis jenis kosmetik yang biasa digunakan bayi setiap harinya. Memilih kosmetik bayi harus lah pintar, pilihlah kosmetik yang sudah teruji secara klinis atau CMP (Clinical Proven Mild).  Jika salah memilih kosmetik untuk bayi bisa jadi akan membuat kulit bayi alergi dan membuat kulit bayi menjadi muncul bercak bercak merah.
  6. Penyakit yang biasa terjadi pada bayi baru lahir. Kenali beberapa penyakit yang biasa menyerang bayi yang baru lahir seperti ruam popok, hidung mampet, kolik, infeksi mata, lidah berjamur serta demam setelah melakukan imunisasi. Cara merawat bayi baru lahir yang sakit sebaiknya dibawa ke dokter anak, agar mendapatkan obat dengan dosis yang sesuai untuk bayi.
  7. Bayi berwarna kuning. Ikterus atau bahasa awamnya bayi berwana kuning pada awal awal minggu setelah kelahiran adalah hal yang normal, biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah minggu ke dua. Jika bayi ibu sudah mengalami kekuningan sejak hari pertama dan pada hari ke 10 belum juga hilang sebaiknya di bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih baik dan benar. Sesuai anjuran dari orang tua lama bayi bisa dijemur pada pagi hari tidak lebih dari jam 9 siang selama 15 menit.
  8. Cara Merawat Bayi Baru Lahir Memandikan bayi yang benar. Bayi yang berusia 1 – 2 minggu sebaiknya tidak dicelupkan pada air, agar tali pusat yang belum tidak basah yang nantinya akan membuat infeksi. Bayi baru lahir cukup di lap saja dengan kain lembut yang basah, tidak perlu membuka semua baju bayi, cukup yang akan dilap saja secara bergantian membukanya. Bersihkan juga bagian lipatan lipatan bayi. Gunakan air hangat kuku untuk memandikan bayi.
  9. Imunisasi untuk bayi. Imunisasi sangat diperlukan bayi bayi yang baru lahir untuk melindungi beberapa infeksi yang berbahaya bagi kehidupannya hingga dewasa nanti. Imunisasi yang harus didapatkan bayi yang baru lahir adalah BCG, Polio, dan hepatitis B, sedangkan standart imunisasi dari pemerintah adalah BCG, polio hepatitis B, DTP dan campak. Sekarang ini pemerintah terutama dinas kesehatan sudah memberikan fasilitas imunisasi gratis di puskemas atau posyandu.
  10. Hal sederhana namun penting. Hal sederhana namun penting untuk merawat bayi baru lahir, seperti tidak memberikan makanan selain ASI minimal selama 6 bulan, jaga bayi agar posisi tidurnya tidak tengkurap, bayi akan banyak tidur, jadi jaga tidur bayi dari lingkungan sekitar yang berisik. Tidak member madu pada bayi yang masih berusia dibawah 1 tahun merupakan hal bijak dalam cara merawat bayi baru lahir.
Advertisement
Cara Merawat Bayi Baru Lahir Tanpa Rasa Kwatir | dewi srikandi | 4.5