Cara Menghitung Berat Badan Ideal Dengan Cepat, Tepat, Benar

Advertisement

Cara menghitung berat badan ideal dengan cepat, tepat dan Benar sekarang ini bisa dilakukan sendiri, tanpa harus konsultasi pada yang lebih ahli. Kita semua pasti memiliki standart sendiri sendiri dalam menentukan kurus,cukup atau gendut, dan sering kali perkiraan berat normal tersebut tidak sesuai menurut standart kesehatah Indonesia dan Dunia. Mugkin bagi kita normal, tapi ternyata terlalu kurus atau juga uda masuk dalam tahap gemuk dan mendekati obesitas. Terlalu kurus dan obesitas ini sama sama memiliki resiko penyakit, beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan akibat berat badan yang normal itu dapat dilihat pada table indek massa tubuh dan resiko kesehatan dibawah ini.

Menentukan berat badan normal itu bisa dengan berbagai cara, mulai dari yang sederhana ataupun cara yang rumit. Dan sekarang ini sudah banyak layanan kesehatan diinternet yang menyediakan kalkulator menghitung berat badan yang ideal yang seharusnya kita miliki, bahkan ada satu situs yang memberikan lengkap dengan pola diet, seperti asupan gizi yang masuk tiap hari, dan jumlah kalori yang masuk untuk waktu diet berapa lama, yang seperti disajikan oleh web doktersehat.

Menghitung berat badan yang ideal bisa menggunakan banyak rumus semerti Berat Badan Relatif (BBR), Berat Badan Standart (BBS), Berat Badan Ideal (BBI), dan yang paling terkenal cara menghitung berat badan ideal adalah bengan rumus Indeks Massa Tubuh (IMT) atau yang istilah globalnya Body Massa Index (BMI).

Cara Menghitung Berat Badan IdealArtikel ini akan membahan satu persatu dari berbagai rumus menghitung berat badan tersebut, dilengkapi dengan contoh cara menghitungnya, sehingga bisa lebih gampang untuk memahaminya.

1. Berat Badan Relatif (BBR)

Rumus : Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Keterangan :
BB = Berat Badan dalam satuan Kg
TB = Tinggi Badan dalam satuan Cm

Ukuran berat badan berdasarkan BBR
Kurus (Underweight)            < 90%
Normal (Ideal)                       90% – 110%
Gemuk (Overweight)            > 110%
Obesitas                                  > 120%
Obesitas ringan                     120% – 130%
Obesitas sedang                   130% – 140%
Obesitas berta                       140% – 200%
Obesitas Morbid                    > 200%

Contoh menghitung berat badan yang ideal dengan menggunakan rumus BBR :
Ada seseorang yang memiliki Berat badan 85Kg dan tingginya 169Cm, maka akan dinilai BBR nya :

2

= 123,18%

Menurut ukuran BBR 123,18% termasuk dalam overweight.

2. Berat Badan Standart (BBS)

Rumus BBS dan BBR itu sama, dan yang membedakan adalah nilai skala untuk menggolongkan berat badan yang ideal.

Nilai skala untuk mengukur berat badan dengan BBS
< 70% = sangat kurus (Severe Underweight)
70% – 90% = moderat (Mild-Moderate Underweight)
90% – 110% = Ideal/Normal
>110% = gemuk (tidak berlaku untuk orang yang memiliki jenis kerangka yang besar)

Contoh penghitungan yang sama dengan contoh menghitung berdasarkan BBR dihasilkan nilai 123,18%. Menurut skala BBS 123,18% termasuk dalam golongan gemuk.

3. Berat Badan Ideal (BBI)

Perhitungan dengan cara menghitung Berat Badan Ideal (BBI) ini yang sangat simple, yaitu tinggi badan dikurangi 100 kemudian dikalikan 90%.

Nilai skala untuk BBI berdasarkan dari nilai ideal berat badan kita
< 10% berat ideal = Kurus
> 10% – 20% berat ideal = overweight
> 20% berat ideal = Obesitas

Contoh : orang yang berat tubuhnya 85Kg dan tingginya 169Cm
Perhitungannya :
=(TB – 100) x 90%
= (169 – 100) x 90%
= 69 x 90%
= 62,1Kg
Berarti berat ideal orang tersebut adalah 62,1Kg
Skala BBI : 3

Berdasarkan skala BBI 37% maka orang tersebut tergolong obesitas.

4. Indeks Massa Tubuh (IMT)

Cara perhitungan berat badan yang ideal dengan cara indeks massa tubuh (IMT) atau yang biasa dikenal dalam istilah internasionalnya Body Mass Indexs (BMI) ini yang menurut saya lebih teliti ketimbang 3 cara diatas.

Rumus IMT =  Body Mass Index

Keterangan :
BB : Berat Badan (Kg)
TB : Tinggi Badan (Meter)

Skala nilai IMT
<19 Berat badan kurang
19 – 24 Berat badan normal
25 – 29 Kelebihan berat badan
30 – 40 Obesitas
>40 Obesitas ekstrem

Sering kali kita melihat seorang cewek dan cowok yang memiliki tinggi dan berat sama namun terlihat ceweknya yang lebih gemuk. Hal ini karena massa tubuh laki laki memang berbeda dengan cewek.

Berikut ini nilai IMT untuk cowok dan cewek
Normal
Cewek : 17 – 23
Cowok : 18 – 25
Kegemukan
Cewek : 23 – 27
Cowok : 25 – 27
Obesitas
cewek dan cowok >27

Bila tidak ingin pusing pusing menghitung berat badan termasuk kategori mana, bisa melihat tabel indek massa tubuh berikut ini.

Rumus Body Mass Index

contoh menghitung berat badan dengan menggunakan tabel IMT :
ada orang yang memiliki berat badan 85cm dan tinggi 170.
kolom tinggi badan 170cm ditarik ke kanan yang sejajar dengan angka berat 85 maka akan didapa nilai IMT 30 dan kolom berwarna merah, hal ini menunjukkan bila orang tersebut mengalami obesitas.

Demikian tadi penghitungan berat badan yang idela dengan berbagai cara, mulai dari BBR, BBS, BBI hingga yang sudah banyak direkomendasikan oleh dokter dan apoteker yaitu IMT/BMI. Terimakasih sudah mampir dan membaca artikel mengenai cara perhitungan berat badan yang ideal yang dewisrikandi tuliskan. semoga artikel cara menghitung berat badan ideal dengan cepat, tepat dan benar ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Advertisement
Cara Menghitung Berat Badan Ideal Dengan Cepat, Tepat, Benar | dewi srikandi | 4.5